IMG-20251111-WA0034(2)

Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir Jadi Fokus Kunker DPRD Barito Utara ke Yogyakarta

Dilihat : 458

 

Yogyakarta, –  Kunjungan kerja DPRD Barito Utara ke Kota Yogyakarta pada 2–6 November 2025 berjalan dengan padat, terutama dalam mempelajari sistem pengelolaan sampah yang diterapkan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Sistem ini dinilai cocok diterapkan di daerah yang memiliki pola permukiman campuran seperti Barito Utara.

Rombongan yang terdiri dari empat anggota DPRD mendalami bagaimana pemilahan sampah dari rumah tangga, pengumpulan di TPS, pengolahan di depo, hingga pemanfaatan sampah untuk energi melalui program RDF.

Pemerintah Kota Yogyakarta menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa dipisahkan dari kedisiplinan warga. Setiap rumah diwajibkan memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum diserahkan ke petugas.

Selain itu, depo pengolahan dilengkapi dengan alat pencacah dan fasilitas untuk memproses sampah organik menjadi kompos. Sampah anorganik yang bernilai ekonomi juga dijual melalui bank sampah.

Menurut H Taufik Nugraha, pendekatan hulu-hilir yang diterapkan Yogyakarta sangat efektif dan bisa menjadi contoh bagi Barito Utara. Ia menyatakan bahwa pemilahan merupakan kunci utama agar proses pengolahan di hilir berjalan baik.

Hj. Sri Neni Trianawati juga mengapresiasi program Mas JOS yang dinilai mampu mendorong warga berperilaku lebih disiplin. Program ini dianggap relevan diterapkan di tingkat RT/RW di Barito Utara.

DPRD Barito Utara menilai kunjungan ini memberikan gambaran lengkap untuk menyempurnakan Raperda Pengelolaan Sampah yang tengah disiapkan.(Dr)

Posted in ,

Archives