Muara Teweh, – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan Pendapat Akhir Kepala Daerah atas Raperda APBD 2026 dalam Rapat Paripurna IV DPRD. Agenda tersebut menjadi puncak proses pembahasan anggaran yang telah berlangsung sejak pertengahan November.
Rapat tersebut dihadiri unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda, serta kepala perangkat daerah. Seluruh peserta mendengarkan secara seksama penyampaian yang disampaikan langsung oleh Bupati.
Dalam penjelasannya, Bupati memaparkan bahwa penyusunan anggaran telah melalui serangkaian tahapan sesuai aturan, mulai dari Nota Keuangan 20 November 2025 hingga pembahasan bersama TAPD dan gabungan komisi DPRD pada 24 November 2025.
Ia mengapresiasi kontribusi DPRD yang aktif memberikan masukan terhadap rancangan APBD. Menurutnya, sinergi itu memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kebijakan publik.
Empat prioritas pembangunan tahun 2026 kembali disampaikan, salah satunya peningkatan pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat. Bupati menilai pelayanan publik adalah elemen penting keberhasilan pembangunan.
Bupati menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar memperkuat perencanaan program, memastikan setiap kegiatan memiliki target yang jelas. Ia ingin agar penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat.
Selain itu, Bupati menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran akan diperketat. Pemda akan memperkuat monitoring bersama DPRD dan Inspektorat.
Ia juga memberikan apresiasi kepada TAPD atas kerja keras dalam menyusun APBD. Kolaborasi lintas instansi dinilai sangat membantu dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Rapat Paripurna ditutup dengan harapan bahwa APBD 2026 dapat menjadi fondasi kuat pembangunan daerah ke depan.(Dr)
Posted in Barito Utara, Pemerintah