Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mewujudkan rencana pengembangan Waterfront City (WFC) di tepian Sungai Barito sebagai bagian dari Proyek Penataan Kawasan Kumuh Kelurahan Lanjas yang dimulai Rabu (1/7/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menjelaskan pembangunan tersebut menjadi fondasi awal dalam menghadirkan ruang publik baru yang lebih representatif bagi masyarakat.
Menurutnya, kawasan tepian Sungai Barito memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus menjadi daya tarik baru Kota Muara Teweh.
“Kawasan tepian sungai nantinya akan dikembangkan menjadi ruang publik yang representatif, memiliki daya tarik, serta menjadi kebanggaan masyarakat Barito Utara,” ungkap Shalahuddin.
Pengembangan Waterfront City diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta meningkatkan kualitas ruang terbuka bagi masyarakat.
Dengan konsep penataan kawasan yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis Waterfront City akan menjadi ikon baru Kota Muara Teweh sekaligus simbol kemajuan pembangunan daerah.(dr)
Posted in Barito Utara